Text
Kiai Penghulu Jawa
Di masa kolonial Belanda, posisi Kiai Penghulu bukan sekadar jabatan keagamaan biasa. Mereka berada di titik pusaran yang rumit: menjadi abdi dalem pihak kesultanan, perpanjangan tangan pemerintah kolonial, sekaligus sandaran bagi umat Islam di Jawa. Buku ini membedah secara historis dan sosiologis peran ganda yang dinamis sekaligus penuh dilema tersebut.
Drs. H. Ibnu Qoyim Isma'il berhasil mengurai bagaimana para Kiai Penghulu menavigasi kekuasaan politik kolonial demi mempertahankan hukum Islam dan mengayomi masyarakat. Jauh dari kesan sekadar "pegawai pemerintah", buku ini mengungkap kontribusi besar mereka dalam mengelola peradilan agama, pernikahan, hingga perlawanan kultural yang senyap namun berdampak luas bagi eksistensi Islam di tanah Jawa. Sebuah karya sejarah yang kaya data, objektif, dan esensial untuk memahami akar institusi keagamaan di Indonesia modern.
Sangat direkomendasikan bagi sejarawan, akademisi, mahasiswa, serta pembaca yang tertarik pada sejarah sosial-politik Islam dan dinamika masa kolonial Nusantara.
| B0000850 | 297.626.2 ISM k | Perpus PUSDAI | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain