Text
Duri di tengah jalan
Dalam cerita ini, Abdullah dan Ihsan sedang berjalan ke lapangan untuk bermain bola bersama teman-teman. Saat perjalanan, Ihsan lupa membawa minum, lalu meminta air minum Abdullah. Abdullah dengan murah hati membagikannya. Tiba-tiba, mereka melihat beberapa ranting berduri tajam yang terlempar ke tengah jalan akibat tindakan seorang tukang kebun yang sedang membersihkan halaman. Abdullah dengan hati-hati memungut ranting berduri tersebut dan membuangnya ke tempat sampah. Ihsan terkejut dan bertanya mengapa Abdullah repot-repot melakukan hal itu. Abdullah menjelaskan bahwa menyingkirkan batu atau durinya dari jalan adalah bentuk sedekah, menurut pesan ibunya. Meski Abdullah ingin mengajak Ihsan membantu membersihkan ranting tersebut, Ihsan justru menolak dan bermain-main dengan ranting itu. Abdullah pun mengingatkannya untuk berhati-hati, karena berpotensi melukai kaki. Cerita ini menggambarkan sikap tanggung jawab, kepedulian, dan kebaikan yang seharusnya dihayati oleh anak-anak Muslim dalam kehidupan sehari-hari.
| B0003634 | 813 | Perpus PUSDAI | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain