Perpustakaan PUSDAI JABAR

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of I Shall not Hate: Kisah Seorang Dokter Palestina Memperjuangkan Perdamaian Tanpa Dendam dan kebencian

Text

I Shall not Hate: Kisah Seorang Dokter Palestina Memperjuangkan Perdamaian Tanpa Dendam dan kebencian

Izzeldin Abuelaish - Nama Orang;

Biarlah putri-putriku menjadi korban terakhir demi perdamaian. “Seperti orang-orang lainnya, kami semua tidur bersama di satu ruangan. Kami mengatur sebagian anak tidur di sisi sebuah dinding, dan anak-anak lain di sisi dinding yang lainnya, supaya seandainya terkena serangan, kami tidak mati seluruhnya.” Januari 2009, saat Hamas dan Israel tak kunjung mencapai kesepakatan gencatan senjata untuk mengakhiri konflik Gaza, roket menghantam rumah Izzeldin Abuelaish. Menewaskan tiga putri dan satu keponakannya. Peristiwa itu tak hanya mengguncang keluarga Izzeldin, tetapi juga seluruh dunia. Lahir dan tumbuh sebagai orang Palestina yang terjajah Israel, Izzeldin tak pernah menaruh dendam. Dokter ahli kandungan ini bahkan bekerja sebagai dokter di sebuah rumah sakit di Israel, dihormati para koleganya, baik orang Israel maupun Palestina. Dengan tulus, dia merawat semua pasien, baik orang Palestina maupun Israel. Banyak wanita Israel memercayakan kelahiran bayi mereka padanya. Namun kemudian, pihak militer Israel mengebom rumahnya. Izzeldin, yang baru saja berduka akibat kematian sang istri, harus kehilangan tiga putrinya. Mampukah Izzeldin tetap percaya pada kemungkinan perdamaian kedua bangsa yang selama ini dia perjuangkan? Setelah putri-putrinya sendiri menjadi korban perang, mampukah dia mengalahkan duka, amarah, dan dendam untuk terus menapak di jalan perdamaian? “Dokter Abuelaish menunjukkan keteladanan luar biasa, dengan kemampuan memaafkan dan semangat rekonsiliasi yang bisa menjadi landasan perdamaian ….” —Jimmy Carter, penerima Nobel Perdamaian


Ketersediaan
B0003456Perpus PUSDAITersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
823 ABU i
Penerbit
Bandung : QANITA., 2011
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-9225-22-8
Klasifikasi
823
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet.1
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan PUSDAI JABAR
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik