Text
Filsafat Wujud Mulla Sadra
Di tengah perdebatan panjang sejarah filsafat Islam, Mulla Sadra hadir membawa revolusi pemikiran yang radikal melalui gagasan Ashalat al-Wujud—bahwa keberadaan (wujud) adalah hakikat utama, sementara esensi (mahiah) hanyalah bayang-bayang mental manusia. Buku ini membedah secara mendalam dan sistematis bangunan epistemologi serta metafisika transenden (al-Hikmah al-Muta'aliyah) yang dirumuskan oleh sang filosof besar asal Shiraz tersebut.
Dr. Syaifan Nur berhasil mengurai konsep-konsep rumit Mulla Sadra menjadi narasi yang jernih; mulai dari gradasi wujud (tasykik al-wujud), gerak substansial (al-harakah al-jauhariyah), hingga bagaimana filsafat ini menyatukan pendekatan rasionalisme Ibnu Sina, iluminasionisme Suhrawardi, dan mistisisme Ibnu 'Arabi di bawah payung wahyu. Buku ini bukan sekadar biografi pemikiran, melainkan sebuah jembatan intelektual bagi siapa saja yang ingin memahami puncak pencapaian teologi dan metafisika Islam.
Sebuah referensi wajib bagi mahasiswa, akademisi, dan pencinta filsafat yang ingin menyelami kedalaman makna "ada" dan menembus batas-batas ruang kesadaran manusia.
| B0001316 | 297.52 SYA f | Perpus PUSDAI | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain