Text
Muhammadiyah dan Pemberdayaan Rakyat
Banyak kasus membuktikan bahwa sepanjang yang menyangkut pengembangan masyarakat, menempatkan persepsi, policy dan keaktoran secara tunggal hanya akan menciptakan sejumlah risiko. Secara tentatif barangkali pola semacam itu berhasil menciptakan ketertiban atau "stabilitas". Namun biaya kemanusiaan dari kebudayaan yang harus dikeluarkan pun teramat mahal. Yang diperlukan adalah bagaimana pengembangan masyarakat dan pembangunan umumnya tidak menempatkan masyarakat sebagai wilayah yang semata - mata ditentukan, akan tetapi juga sebagai pelaku yang menentukan; bagaimana masyarakat tidak semata - mata dijadikan lahan investasi besar - besaran, namuin juga bagaimana masyarakat pun memiliki peluang untuk menginvestasikan kemampuannya dalam pembangunan.
| B0001473 | 297.62 ADE m | Perpus PUSDAI | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain