Text
Pulih dari trauma : berkenalan dengan trauma processing therapy
Ketika mendengar kata trauma, apa yang ada dalam benak kita? Suatu kejadian yang tidak akan hilang sehingga harus diterima dengan rasa sakit? Suatu keadaan yang membuat orang terpenjara seumur hidup? Sebenarnya, ini penggambaran yang tidak tepat dari trauma. Trauma tersimpan dalam memori, dan memori ini yang menjadi kacamata dalam memersepsi realitas. Trauma bukan sebatas kejadiannya, melainkan respons atas kejadian tersebut yang kemudian muncul dalam reaksi keseharian. Jika trauma bicara tentang kejadiannya, tidak ada yang bisa diperbaiki lagi. Namun, jika trauma adalah memori yang tersimpan, sebenarnya banyak yang bisa kita lakukan. Kita bisa menolong diri yang terjebak di momen trauma tersebut sehingga ia tidak perlu terus menderita dalam kejadian tersebut. Kita bisa memproses ulang memori tadi dengan cara-cara yang saintifik sehingga tidak perlu membawa momen itu seumur hidup. Trauma Processing Therapy (TPT) adalah strategi yang dituliskan dalam buku ini untuk membantu kita memulihkan diri dari trauma.
| B0002365 | 152.4 JIE p | Perpus PUSDAI | Sedang Dipinjam (Jatuh tempo pada2026-01-19) |
Tidak tersedia versi lain